Mengenal Google Analytics – Bagian 1

Apakah anda sudah tahu bagaimana cara membaca data dari Google Analytics? Apakah yang anda tahu hanya membuat akun, meletakkan kode Google Analytics (GA) di semua halaman website?

Ternyata menggunakan Google Analytics menurut penuturan Google memiliki tata cara sendiri. Dengan mengerti tata cara ini, Google Analytics yang memiliki banyak fitur ini dapat kita gunakan untuk membantu kita membuat keputusan apakah sudah tepat campaign / kampanye yang dilakukan selama ini atau kampanye mana yang perlu/layak ditingkatkan.

Beberapa contoh kampanye yang dimaksudkan diatas adalah SEO, PPC, newsletter, media offline dan lainnya.

Oh iya, di sini saya tidak akan mempraktekkan bagaimana cara mendaftar Google Analytics dan mengambil kodenya lalu bagaimana meletakannya di dalam website anda karena informasi ini dengan mudah dapat anda dapatkan dengan mengunjungi situs video youtube.com

  1. https://www.youtube.com/watch?v=5pddUvWtpbg&index=8&list=PLN1vilBEwDb2F_aq3-jfsA8UNKrunmen9
  2. https://www.youtube.com/results?search_query=cara+mendaftar+google+analytics
  3. https://www.youtube.com/results?search_query=cara+memasang+google+analytics

Memulai menggunakan Google Analytics

Sebelum kita bicara lebih jauh tentang tata cara menggunakan digital analisis dari Google yaitu Google Analytics, sebaiknya anda tahu bahwa dalam membuat sebuah perencanaan ada beberapa cara pengaturan dalam GA yang agak sedikit berbeda sesuai dengan perencanaan bisnis anda.

Banyak jenis bisnis yang ada tetapi dapat dikategorikan menjadi 5 kategori:

  • Untuk para pelaku toko online, tujuan utamanya yaitu menjual produk atau servis.
  • Untuk para pelaku yang berkutat dibidang asuransi/langganan tv berbayar misalnya, mereka membutuhkan target prospek yang benar-benar tertarik dengan apa yang mereka tawarkan.
  • Untuk para blogger, tujuan mereka adalah untuk memperbanyak para pembaca.
  • Untuk website yang bersifat informasi, mereka harus dapat memberikan bantuan yang tepat sesuai waktunya. Contohnya Google.com.
  • Untuk melakukan sebuah pencitraan, dimana untuk mencapai tujuannya tersebut perlu meningkatkan kesadaran, keterlibatan dan loyalitas dari para calon pembaca tentang bisnisnya.

Nah kategori di atas bisa dibagi lagi menjadi dua menurut tujuannya:

Macro

Macro sendiri biasanya tujuan utama yang menopang bisnis anda contohnya penjualan

Micro

Micro bertujuan untuk mendorong terjadinya tujuan macro utama anda. Contohnya anda mengumpulkan email pembaca anda agar anda dapat memfollow up mereka untuk melakukan sesuatu.

Teknik inti dari sebuah digital analisis

Teknik inti dari sebuah analisa itu adalah bagaimana melakukan pengelompokan dengan cepat. Pembagian / pengelompokan / segmentasi adalah hal yang paling penting karena dengan segmentasi ini anda dapat memisahkan dan menganalisa kumpulan data dari sebuah himpunan data yang besar.

Paling gampang contohnya adalah anda ingin mengetahui kampanye mana yang paling mendapatkan penjualan sehingga anda bisa meningkatkan biaya pemasaran anda kepada salah satu kampanye yang paling baik.

Dengan mengerti semua data ini, dapat memberikan anda sebuah jawaban ketika harus mengambil keputusan.

Contoh lainnya adalah

1. Anda dapat mengelompokan data berdasarkan waktu dan tanggal, untuk membandingkan bagaimana pengunjung mengunjungi website anda ketika hari-hari tertentu, jam berapa paling banyak mereka datang. Hal ini sangat berguna bagi para blogger/publisher.

2. Anda dapat mengelompokan data berdasarkan perangkat yang dipakai ketika mereka mengakses website anda. Apakah pembaca anda lebih banyak menggunakan komputer, tablet, atau ponsel cerdas. Untuk itu anda harus mengoptimalkan website anda ketika diakses pada ketiga perangkat tersebut.

3. Anda dapat mengelompokan berdasarkan kampanye iklan anda, bagaimana hasilnya dari berbagai sumber pengunjung anda terhadap produktivitas website anda.

4. Anda dapat mengelompokan data berdasarkan negera, daerah, atau kota yang menunjukkan hasil yang paling bagus. Sebagai jawabannya, anda bisa membuat halaman dengan bahasa daerah setempat.

5. Anda dapat mengelompokan data berdasarkan karakteristik dari konsumen anda. Berapa banyak penjualan dari calon konsumen yang baru datang ke website anda dibandingkan calon konsumen yang sudah beberapa kali ke website anda?

Menarik bukan Anda bisa mendapatkan data seperti di atas?

Model Atribusi

Model atribusi ini dibuat untuk membantu anda mengetahui bagaimana konversi pada website anda terjadi.

Ada 7 model atribusi yang ada dalam Google Analytics. Penjelasan kapan anda mengunakannya, silakan baca artikel saya “Apa Itu Model Atribusi dan Kapan Menggunakannya

Bagaimana Google Analytics Bekerja Pada Sebuah Website?

Gampangnya Google Analytics terdiri dari 4 komponen, yang nantinya akan memberikan kita hasil.

Collection

GA akan mengkoleksi beberapa data dari pengunjung ke website anda dengan menggunakan sebuah kode javascript. Untuk sebuah aplikasi di sebuah mobile phone, anda harus menambahkan kode khusus untuk melacak aktivitas pengguna.

Kenapa harus ditambahkan?

Karena hal ini disebabkan aplikasi pada sebuah ponsel tidak selalu terhubung dengan internet. Oleh sebab itu perlu disimpan di ponsel tersebut lalu dikirim ke server GA bila ternyata ponsel tersebut sudah terhubung dengan internet.

Processing

Seperti namanya, setelah ada aktivitas dari pengunjung, proses selanjutnya adalah mengirimkannya ke server Google. Di sana data itu diekstrak lalu data mentah itu diolah menjadi sesuatu yang dapat berguna.

Configuration

Nah sebelum pembuatan laporan, sistem akan mengimplementasikan beberapa aturan (filter) yang telah anda buat. Perlu diingat bahwa filter yang telah diterapkan dan disimpan pada database, tidak bisa dipulihkan kembali.

Reporting

GA akan menyajikan laporan yang telah masuk ke dalam databasenya dan menampilkannya pada anda. Dalam reporting anda bisa membuat custom reporting anda sendiri baik melalui dashboard maupun API. (Application Programming Interface)

Semoga bagian pertama dalam mengenal Google Analytics ini bisa membantu anda yang akan berkecimpung dalam dunia digital reporting.

Selanjutnya saya akan menjelaskan bagian-bagian dari Google Analytics.

Alexandre

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *